Place your ads here 468x60 px

Sunday, August 5, 2012

Harga Rumah di Indonesia Tertinggi di Dunia


Lembaga konsultan properti internasional mengungkapkan bahwa harga kondominium dan perumahan mewah di Jakarta mengalami kenaikan harga tertinggi di dunia.

Hasil survei Knight Frank Prime Global Cities Index menunjukkan, Jakarta hanya bisa dikalahkan oleh Bangkok, dengan persentase yang relatif ketat. Indeks laju pertumbuhan harga properti di Jakarta mencapai 28,5 persen dalam 12 bulan yang berakhir 30 Juni. Sedangkan di Bangkok 28,8 persen.

Dalam hal kenaikan harga kondominium mewah ini, Jakarta mengalahkan Hong Kong, Beijing, Mumbai, Kuala Lumpur, Singapura, Sydney, dan Shanghai.

Head of Research Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus, menyatakan bahwa hasil survei itu memang benar adanya, karena kenaikan harga hunian di Indonesia bisa lebih dari 25 persen setiap tahunnya.

"Untuk rumah mewah, kenaikan paling tinggi itu masih terjadi di sekitar Menteng, Kebayoran Baru, dan Pondok Indah," kata Anton ketika dihubungi vivanews di Jakarta, Kamis (2/8).

Hunian itu, menurut Anton, memang dan masih akan menjadi primadona para pengembang dan calon pembeli rumah di Indonesia, terutama rumah-rumah mewah.

Namun, dia mengaku bahwa ini berlaku untuk rumah tapak bukan untuk komplek perumahan mewah. Sebab, untuk komplek perumahan, saat ini mulai beralih ke daerah pinggiran Jakarta, seperti Bumi Serpong Damai, Bintaro, dan Alam Sutera.

Harga rumah di ketiga komplek itu, menurut Anton, adalah yang paling tinggi di daerah pinggiran Jakarta. Sebab, kenaikan harganya hampir setara dengan rumah-rumah mewah yang ada di kawasan Menteng dan Pondok Indah.

"Kenaikan nilai properti di daerah pinggiran tersebut ada di kisaran 10-25 persen per tahunnya," jelasnya.

Hasan Pamudji, Senior Research Manager Knight Frank juga menuturkan, harga rumah tertinggi di Jakarta itu terdapat di Pondok Indah, Menteng, Kemang, Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk, dan Puri Kembangan.

Sedangkan untuk segmen kondominium atau hunian bertingkat, menurut dia, berada di kawasan pusat bisnis (CBD) Sudirman dan Kuningan. "Kalau di luar CBD, ya di Permata Hijau dan Pakubuwono," ujarnya.

Sebelumnya, dalam laporannya "Jones Lang LaSalle Issues Q1-2012 Asia Pacific Residential Index” menyatakan harga properti rumah mewah di Jakarta pada kuartal I-2012 terus naik dan menguat paling tinggi dalam 12 bulan terakhir dibanding kota besar lainnya di kawasan Asia Pasifik.

Selanjutnya juga dikatakan harga properti perumahan mewah di Jakarta pada kuartal pertama 2012 naik 4,3 persen. Sementara itu, dalam dalam 12 bulan terakhir harga properti di Jakarta tumbuh hingga 16 persen.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More